Kamis, 10 Desember 2015

TEKS ANEKDOT



NKRI
    Suatu hari di dalam kelas sedang berlangsung pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn), yang membahas mengenai Bela Negara. Guru memulai pelajaran dengan menanyakan sesuatu yang berhubungan dengan materi tersebut.
   “Ya anak-anak materi hari ini adalah Bela Negara, Ada yang tahu apa itu bela negara?”
   “Anu Bu, wujud wajib pembelaan warga negara terhadap NKRI.” Jawab salah seorang murid.
   “Ya benar, tetapi kurang tepat, ada yang bisa menambahkan?”
   Kemudian siswa yang bernama Samidi menjawab, “loh Bu, tapi NKRI mengapa harus dibela, Bu?”
   “Lah kamu ini bagaimana, kita semua kan juga bagian dari NKRI.”
   “Tapikan Bu, bukannya NKRI itu Negara Kesatuan tapi Runtuh Iman?”
   “Nah kan mulai bercandanya!”
   Tetapi Samidi masih ngeyel menjawab, “Lah iya bener kan Bu, buktinya banyak yang hilang iman, jadi koruptor, banyak pembunuhan, pelecehan, dan KDRT. Yang diberitakan di Televisi pun setiap harinya hal negatif, bagaimana bisa dikatakan kesatuan utuh Bu?”
   Guru menghela nafas dan menggelengkan kepala, “Sudah-sudah kita lanjutkan pelajaran lagi jangan bercanda.”
   Semua siswa menjawab serentak sambil menahan tawa, “Baik Bu.”

TEKS EKSPOSISI



Keuntungan Belajar Wayangan

   Belajar wayangan atau yang sering kali dikenal dengan Sistem Kebut Semalam (SKS) merupakan system belajar ekstra cepat yang dilakukan H-1 dari tanggal ujian/ulangan. Sistem ini sangat popular dan menjadi favorit di kalangan pelajar terutama untuk pelajar yang terlalu sibuk dengan aktivitas selain sekolah dan pelajar yang kurang memiliki minat serta keinginan untuk belajar.
  Berikut ini beberapa keuntungan dari Belajar wayangan/SKS.
1.      Siswa menjadi kreatif
Yang dimaksudkan Ketika menghafalkan materi yang banyak dan harus hafal hanya dengan semalam saja. Maka, siswa menjadi lebih kreatif, mereka akan melakukan tindakan yang tidak terduga agar materi yang dipelajari bisa masuk selama semalam, misalnya membuat singkatan unik tentang materi yang dihafal.
2.      Lebih Efektif
Ada beberapa siswa yang merasa percuma jika mempersiapkan materi jauh-jauh hari sebelum tanggal ujian, karena pada akhirnya kita akan lupa dengan materi yang sudah dipelajari. Menurut saya hal itu memang benar. Maka dari itu, banyak siswa yang lebih memilih melakukan belajar bayangan karena dianggap lebih efektif. Kita tidak memerlukan waktu yang banyak untuk belajar.
3.      Menambah semangat
Siswa cenderung terdorong semangatnya karena tuntutan waktu yang sangat terbatas, berbeda dengan siswa yang belajar setiap hari yang kelihatannya biasa-biasa saja.
4.      Mudah memahami
Siswa yang belajar wayangan biasanya lebih serius dan antusias dalam mencerna pelajaran yang sedang dipelajarinya, maka dari itu pelajaran yang sulit terkadang menjadi lebih mudah.

Teks Berita



HUT SMADA
    MAGELANG – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun SMA Negeri 2 Magelang yang ke-36, SMA Negeri 2 Magelang menggelar berbagai event(25/10). Event-event yang digelar di ikuti oleh siswa-siswi SMA Negeri 2 Magelang dan dari luar sekolah.
   Beberapa dari event-event yang dimeriahkan yaitu, jalan santai, menghias tumpeng, dan pentas seni.
 Jalan santai yang diikuti oleh warga SMADA dan warga sekitar SMADA. Lomba menghias tumpeng yang diikuti oleh perwakilan siswa dari masing-masing kelas. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 25 Oktober 2015.
Sebagai puncak dari perayaan ulang tahun SMADA, didatangkan beberapa bintang tamu. Bintang tamu yang ikut memeriahkan HUT SMADA diantaranya Los Pakualamos dan Fumador.

HUT SMADA ini bertemakan Passion for Bright Future. Rangkaian acara yang diselenggarakan oleh OSIS SMADA ini berlangsung dengan lancer dan meriah.