Minggu, 10 April 2016

Titik Kesadaran di Luar Sadar




JAWARA?

    Perkenalkan, namaku Muhammad Misbakhul Munir,
Aku mantan jawara petak umpet tingkat keluarga dan handai taulan
Aku bisa sembunyi selenyap mungkin
Aku bisa menghilang tanpa perlu menutup muka dengan kedua telapak tangan seperti yang dilakukan Raib di novel Bumi-nya Tere Liye.
    Aku pencuri ulung,
Rastusan ribu lebih uang bapak kutilap demi salurkan hobi bermain game online dan membeli voucher game
Ratusan ikan cupang lebih milik seorang tua penjual ikan hias aku curi diam-diam demi luluskan hasrat pribadiku sebagai kolektor cilik ikan aduan
Aksi-aksiku selalu berjalan rapi dan presisi nyaris tanpa cela
Meski tidak lagi mencuri ikan cupang, aku tetaplah jawara perihal sembunyi dan menyembunyikan apapun tanpa diketahui siapapun.
    Hingga sampai kepada sebuah perenungan ternyata ada dua hal yang benar-benar tidak mampu aku sembunyikan
Satu, segalanya dari Allah swt.
Dua, aku tidak pernah mampu menyembunyikan perasaan rindu dari kekasihku
    Dititik ini, aku BUKAN jawara lagi…


Angkringan, 10 April 2015

Tidak ada komentar:

Posting Komentar